Komposisi Material Penyusun Beton

loading...

Sudah kita bahas sebelumnya, jika beton pada intinya adalah campuran antara semen, agregat kasar, agregat halus, serta air. Salah satu saja yang absen, maka gagal disebut beton.

Komposisi masing-masing material tentu saja berpengaruh terhadap kekuatan beton, terutama semen. Penambahan semen cenderung akan menambah kekuatan beton.

Biasanya, dengan pertimbangan tertentu, kadang ditambahkan zat aditif. Zat aditif ini ada yang berfungsi khusus untuk menungkatkan mutu beton, sehingga bisa menekan penggunaan semen yang berlebihan.

Kok jumlah semen harus dioptimalkan?

Soalnya, di antara semua material pembentuk beton, semen itu yang paling mahal harganya 😀 Makanya semakin tinggi mutu beton, semakin banyak butuh semen, semakin mahal pula harganya.

Tabel Komposisi Adukan Beton

Sumber: SNI DT – 91- 0008 – 2007 Tata Cara Perhitungan Harga Satuan Pekerjaan Beton, oleh Dept Pekerjaan Umum.

Mutu Beton Semen (kg) Pasir (kg) Kerikil (kg) Air (liter) w/c ratio
7.4 MPa (K 100) 247 869 999 215 0.87
9.8 MPa (K 125) 276 828 1012 215 0.78
12.2 MPa (K 150) 299 799 1017 215 0.72
14.5 MPa (K 175) 326 760 1029 215 0.66
16.9 MPa (K 200) 352 731 1031 215 0.61
19.3 MPa (K 225) 371 698 1047 215 0.58
21.7 MPa (K 250) 384 692 1039 215 0.56
24.0 MPa (K 275) 406 684 1026 215 0.53
26.4 MPa (K 300) 413 681 1021 215 0.52
28.8 MPa (K 325) 439 670 1006 215 0.49
31.2 MPa (K 350) 448 667 1000 215 0.48