Kuat Tarik Beton

loading...

Walaupun termasuk material yang tangguh menahan beban tekan, bukan berarti beton ngga punya kekuatan tarik. Tetap ada kok, cuma memang ngga signifikan, ngga bisa dibandingkan dengan kuat tekannya.

Hampir sebagian besar material getas seperti itu sifatnya. Rapuh. Itulah makanya beton selalu butuh baja, pasangan yang paling tepat untuk melengkapi sehingga menjadi sebuah konstruksi yang kokoh. Open-mouthed smile

Kuat tarik ini penting untuk keperluan analisis yang mendalam, terutama ketika kita memperhitungkan adanya retak pada beton, tegangan geser maupun torsional yang tinggi, atau mungkin ada beban tarik langsung yang bekerja pada beton tersebut.

Untuk mengetahui kuat tarik beton, ngga bisa dilakukan dengan uji tarik langsung. Kenapa? Karena kalau mau uji tarik langsung, sampel beton itu harus dijepit atau dicengkeram di kedua ujungnya, kemudian ditarik bukan? Yang diharapkan, bagian tengah beton akan putus karena tarik. Kenyataannya ngga begitu, yang hancur duluan justru di bagian yang terjepit yaitu di ujung-ujungnya, karena ada konsentrasi tegangan yang sangat besar di situ, sehingga hasilnya ngga akan bisa dijadikan acuan.

Tapi… seseorang dari Brazil, namanya Fernando Carneiro, memperkenalkan sebuah uji atau tes tarik tidak langsung pada beton, dengan menggunakan sampel berbentuk silinder. Test ini dinamakan splitting test – uji splitting.

Pada test ini, benda uji yang berbentuk silinder diletakkan pada posisi “tidur” – bukan berdiri seperti halnya uji tekan. Kemudian sampel tersebut ditekan dari dua arah yang berlawanan – biasanya sisi atas dan sisi bawah.

image

Coba tengok gambar di atas.. Smile

Perhatikan elemen di sepanjang garis vertikal di tengah yang berjarak y dari serat atas. Elemen itu mengalami dua tekanan normal pada sisi-sisinya:

Tekanan tekan, f_c = \dfrac{2P}{\pi LD} \Big( \dfrac{D^2}{y(D-y)} -1 \Big)

Tekanan tarik, f`_{sp}=\dfrac{2P}{\pi LD}

Di mana P adalah beban luar, L adalah panjang silinder, dan D adalah diameter silinder.

Secara umum, kuat tarik beton bisa diperkirakan nilainya sekitar 10% dari kuat tekan beton.

f`_t \approx 0.1f`_c